Tips Kecantikan

1000 Ton Rambut Wanita India Diekspor ke AS, Apa yang Berlangsung?

Brian Williams, koresponden dari NBC Nightly News, berbarengan dengan Mara Schiavocampo, melingkari beberapa negara untuk menyimbak ritual kecantikan wanita didunia.

Bermodalkan tripod, kamera, serta laptop, Williams serta Schiavocampo melaporkan kalau wanita di Amerika Serikat keranjingan trend rambut ekstension untuk memperoleh hasil rambut yang lebih tidak tipis serta panjang.

Lucunya, beberapa wanita AS tidak paham serta condong tak perduli dari tempat mana asal rambut ekstension itu.

Williams serta Schiavocampo juga menyusuri asal muasal rambut ekstension yang memanglah asli datang dari rambut manusia itu.

Nyatanya, rambut ekstension itu datang dari India.

Menurut penemuan Schiavocampo kian lebih 1. 000 ton rambut manusia dari India diekspor ke Amerika Serikat untuk dipakai sebagai rambut penyambung atau hair extension.

Schiavocampo menyampaikan kalau umumnya rambut wanita India yang di ciptakan jadi hair extension itu datang dari kuil bernama Venkateswara Temple, India Selatan.

Kuil itu yaitu tempat beribadah yang mewajibkan umatnya untuk lakukan pengorbanan untuk Lord Ventakeswara dengan menggunting rambut mereka.

“Ini yaitu sisi dari ritual yang dimaksud persembahan serta pengorbanan, mereka menggunting rambut untuk keperluan beribadah, ” terang Schiavocampo.

“Setiap hari, beberapa ribu umat hindu mengantre untuk menggunting rambut ditempat yang sudah disiapkan untuk membahagiakan tuhan mereka, ” paparnya.

Lalu, rambut-rambut persembahan yang telah tak gunakan itu di buat jadi hair extension serta di jual pada eksportir.

Penjualan rambut itu memberi pendapatan untuk kuil sebesar 18 juta dollar AS atau kurang lebih Rp 252 miliar sepanjang setahun.

“Rambut yang telah digunting bakal mengawali ‘perjalanan’ baru menuju kepala orang lain, ” katanya.

Seseorang penata rambut asal New York, AS, Jay Ferrara, menyampaikan kalau rambut yang datang dari India mempunyai kwalitas paling baik.

Tidak ayal rambut ekstension dari India, kata Ferrara, harga nya condong mahal di market.

“Aku menempatkan harga 2000 dollar AS (Rp 30 juta) untuk rambut asal India dengan panjang medium. Lantas, untuk panjang kian lebih sebahu, jadi saya menempatkan 4. 000 dollar AS (Rp 60 juta), ” terang Ferrara.

Leave a Reply